Sabtu, 14 Oktober 2017

Do you have a deep compassion?

Belas kasihan merupakan salah satu karakter yang di miliki oleh Tuhan Yesus. Banyak kisah di Alkitab yang menceritakan bagaimana Tuhan Yesus tergerak oleh belas kasihan.

Salah satunya di dalam Matius 9:35-38. Di dalam Matius di jelaskan bahwa Yesus berkeliling ke semua kota dan desa untuk mengajar dalam rumah ibadat, memberitakan Injil dan menyembuhkan orang. Ketika melakukan semua itu dan ketika bertemu banyak orang selalu belas kasihan adalah hal yang selalu mendorong Yesus untuk menolong mereka.

Belas kasihan dalam bahasa Inggris diterjemahkan sebagai compassion. Sedangkan dalam bahasa Yunani, belas kasihan itu sendiri adalah Splagchnizomai yang merupakan dasar dari ilmu splanchnology yaitu ilmu yang mempelajari organ dalam manusia.
Dan dalam terjemahan bahasa Inggris, Splagchnizomai ini berarti "to be moved as to one's bowels". Bowels adalah pusat atau inti, bagian terdalam. Jadi Splagchnizomai atau Compassion atau belas kasihan merupakan perbuatan merasakan hal yang sama termasuk hal terdalam yang dirasakan oleh orang lain bahkan sampai ke organ-organ dalamnya.

Inilah yang dirasakan Tuhan bahwa Ia selalu ikut merasakan hal terdalam sekalipun yang dirasakan orang lain. Bahkan lebih dari simpati dan empati.
Tuhan ikut merasa seperti lumpuh ketika melihat orang lumpuh.
Tuhan ikut merasa seperti buta ketika melihat orang buta.
Tuhan ikut merasa seperti bisu ketika melihat orang bisu.

Disini Tuhan memberikan teladan bahwa belas kasihan kita juga harus dalam. Sampai kita ikut merasakan bagian yang terdalam yang dirasakan orang lain. Sampai hati mereka ikut menjadi hati kita. Tangis mereka ikut menjadi tangis kita. Hingga deep compassion itu yang membuat kita selalu tidak pernah tahan melihat jiwa. Selalu membuat kita tidak pernah tahan untuk tidak membawa jiwa kepada Tuhan. Tuhan memberkati.

Selasa, 10 Oktober 2017

Menghilangkan Ke-akuan

Hasil gambar untuk foto tumblr 

Pernahkah kita berada dalam suatu antrian ? Entah antrian di pusat perbelanjaan atau antrian di tempat publik lainnya. Banyak orang yang tidak sabar dan ingin yang paling dulu di layani. Tanpa kita sadari kita pun bagian dari orang-orang tersebut.

Banyak orang yang ingin didahulukan dan tidak peduli dengan orang lain. Dalam hal berdoa pun terkadang kita hanya memikirkan apa yang menjadi kebutuhan kita pribadi. Hal ini pun terjadi di antara murid Yesus dimana mereka mempertanyakan siapa yang menjadi paling utama.

Teladan hidup untuk saling peduli sudah diberikan oleh Yesus. Bahkan hal mengasihi sesama melebihi pribadi kita sendiri merupakan hal mendasar yang diajarkan oleh Yesus. Menghilangkan ke-akuan merupakan hukum wajib yang perlu kita lakukan.

Tuhan adalah Tuhan yang demokratis. Ia tidak pernah memaksakan kehendakNya dalam hidup kita. Semua kembali pada masing-masing pribadi. Namun perjalanan mengikut Yesus adalah perjalanan menuju kematian daging kita untuk semakin serupa dengan kebangkitanNya. Menghilangkan ke-akuan merupakan perjalanan menuju kematian daging kita. Untuk itulah kita harus menghilangkan ke-akuan untuk semakin menjadi serupa dengan kebangkitanNya.

Memang proses pembentukan bukan merupakan hal yang mudah. Ada yang harus diremukkan dan dihancurkan. Namun semakin kita memandang Yesus maka akan semakin mudah bagi kita untuk melalui tempaan demi tempaan hingga orang lain dapat memandang bahwa ada Yesus dalam hidup kita. Tuhan memberkati.

II Korintus 5 : 17 "Jadi siapa yang ada dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru; yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang"

Senin, 09 Oktober 2017

Percepatan



Yoel 2 : 28
"Kemudian daripada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan."

Sekarang ini kita hidup di jaman dengan percepatan luar biasa. Waktu seakan bergerak sangat cepat di luar kendali kita. Contohnya baru saja kita melakukan aktivitas hari Senin namun tanpa terasa tiba-tiba kita sudah masuk di hari Minggu lagi. Mungkin sebagian orang menganggap bahwa ini hal yang biasa yang mungkin saja merupakan imbas dari gerak rotasi bumi yang lebih cepat.
Namun saya pribadi merasa bahwa ini merupakan bagian dari percepatan. Ini bukan hanya masalah waktu yang semakin cepat namun apa yang bisa kita berikan di waktu-waktu sekarang ini.

Beberapa waktu lalu saya pergi ke salah satu sekolah dasar di daerah Kutoarjo. Anak yang dilayani disana sekitar 120 anak dari kelas 1 sampai dengan kelas 6 SD. Namun ketika sampai disana tiba-tiba ada 15 anak TK yang ikut beribadah. Saya yakin bahwa ini bukan merupakan suatu kebetulan. Bahkan mayoritas dari anak-anak ini sudah mengerti berdoa bagi sekolahnya. Ini merupakan bagian dari percepatan ketika terdahulu kita mengerti tentang doa sekolah rata-rata di usia SMA namun sekarang anak TK pun sudah mengerti doa sekolah.

Ini merupakan percepatan yang Tuhan lakukan menjelang hari akhirNya. Karna di hari akhirNya, Ia akan mencurahkan rohNya dan banyak anak-anak muda akan menerima penglihatan dan nubuatan. Dan saya yakin bahwa ini adalah cerita penggenapan janjiNya. Dan yang terpenting di percepatan yang sedang terjadi ini tugas kita adalah semakin mengejar apa yang menjadi hati Tuhan. Berusaha untuk menjadi pelaku cerita Tuhan bukan hanya pendengar saja. Tuhan memberkati.

Template by:
Free Blog Templates