Selasa, 10 Oktober 2017

Menghilangkan Ke-akuan

Hasil gambar untuk foto tumblr 

Pernahkah kita berada dalam suatu antrian ? Entah antrian di pusat perbelanjaan atau antrian di tempat publik lainnya. Banyak orang yang tidak sabar dan ingin yang paling dulu di layani. Tanpa kita sadari kita pun bagian dari orang-orang tersebut.

Banyak orang yang ingin didahulukan dan tidak peduli dengan orang lain. Dalam hal berdoa pun terkadang kita hanya memikirkan apa yang menjadi kebutuhan kita pribadi. Hal ini pun terjadi di antara murid Yesus dimana mereka mempertanyakan siapa yang menjadi paling utama.

Teladan hidup untuk saling peduli sudah diberikan oleh Yesus. Bahkan hal mengasihi sesama melebihi pribadi kita sendiri merupakan hal mendasar yang diajarkan oleh Yesus. Menghilangkan ke-akuan merupakan hukum wajib yang perlu kita lakukan.

Tuhan adalah Tuhan yang demokratis. Ia tidak pernah memaksakan kehendakNya dalam hidup kita. Semua kembali pada masing-masing pribadi. Namun perjalanan mengikut Yesus adalah perjalanan menuju kematian daging kita untuk semakin serupa dengan kebangkitanNya. Menghilangkan ke-akuan merupakan perjalanan menuju kematian daging kita. Untuk itulah kita harus menghilangkan ke-akuan untuk semakin menjadi serupa dengan kebangkitanNya.

Memang proses pembentukan bukan merupakan hal yang mudah. Ada yang harus diremukkan dan dihancurkan. Namun semakin kita memandang Yesus maka akan semakin mudah bagi kita untuk melalui tempaan demi tempaan hingga orang lain dapat memandang bahwa ada Yesus dalam hidup kita. Tuhan memberkati.

II Korintus 5 : 17 "Jadi siapa yang ada dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru; yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang"

0 komentar:

Posting Komentar

Template by:
Free Blog Templates